LPM UIN Madura Gelar FGD Ekspos Hasil Audit Mutu Internal 2026
- Diposting Oleh Admin Web LPM
- Kamis, 23 April 2026
- Dilihat 12 Kali
LPM – Dalam upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal, Universitas Islam Negeri Madura menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Audit Mutu Internal dengan tajuk "Ekspos Hasil AMI Tahun 2026". Agenda strategis ini dilangsungkan pada hari Rabu, 22 April 2026, bertempat di Berlian Hotel, Pamekasan.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari siklus penjaminan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement) di UIN Madura. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan rektorat, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan yang hadir mewakili Rektor UIN Madura, Direktur Pascasarjana, para Dekan dari berbagai fakultas, Ketua Program Studi (Kaprodi), hingga jajaran Kepala Unit di lingkungan UIN Madura. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan komitmen institusi dalam merespons evaluasi secara komprehensif guna merumuskan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang tepat sasaran.
Fokus utama dari kegiatan FGD ini adalah presentasi dan pemaparan hasil audit oleh 17 Tim Auditor Internal UIN Madura. Secara bergantian, tim auditor membedah temuan objektif di lapangan, memotret tingkat kepatuhan unit kerja terhadap standar mutu yang telah ditetapkan, serta mengevaluasi capaian kinerja dari masing-masing program studi. Ekspos hasil ini menjadi cermin institusi dalam mengukur kesiapan operasional dan akademik, sekaligus memetakan area yang memerlukan perbaikan strategis agenda akreditasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Untuk mempertajam analisis dan memberikan wawasan komprehensif terkait manajemen mutu dan mitigasi risiko, acara ini menghadirkan Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.A.B., CRP., sebagai pemateri. Beliau memaparkan materi tentang bagaimana mengonversi temuan AMI menjadi langkah-langkah perbaikan yang terstruktur. Arahan yang diberikan membantu para pimpinan unit tidak hanya sekadar memahami laporan evaluasi, tetapi juga mampu membangun kerangka berpikir berbasis risiko (risk-based thinking) dalam pengambilan keputusan manajerial dan pengembangan kurikulum ke depan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan menegaskan bahwa hasil AMI 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan pijakan data primer (data-driven) bagi pimpinan untuk merancang kebijakan tahun berikutnya. Kolaborasi yang solid antara Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan seluruh elemen fakultas maupun unit diyakini akan mempercepat langkah UIN Madura menuju rekognisi global.
Melalui suksesnya FGD Ekspos Hasil AMI Tahun 2026 ini, UIN Madura kembali menegaskan dedikasinya dalam menjaga akuntabilitas dan meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi, dengan harapan, tentu dapat menyuntikkan semangat baru bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan menjaga tradisi keunggulan akademik. (Whd)